Solusi perubahan melalui organisasi
2.3 (Win32)">

Himdas merupakan oraganisasi kemahasiswaan yang didirikan oleh mahasiswa dayak yang melanjutkan pendidikan/kuliah di semarang. Visi-misi awal pendirikan himdas adalah untuk memperkenalkan kehadiran mahasiswa/i dayak di semarang sekaligus sebagai tempat kegiatan bagi mahasiswa dayak yang ingin belajar berorganisasi. Tujuan lain pendirian himdas adalah untuk membantu menjelaskan kepada masyarakat tentang pandangan negative terhadap orang dayak, karena selama ini masyarakat dayak (orang dayak) sering kali dianggap sebagai kelompok yang “tidak bisa bekerja sama, bodoh, primitive” dls. Sebagai bagian dari masyarakat dayak, kami (himdas) mempunyai kewajiban untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa masyarakat dayak tidak seperti yang selama ini mereka anggap dalam beberapa kasus seperti di atas. Kami juga ingin menjelaskan bahwa kami adalah bagian dari masyarakat dayak yang bisa bekerja sama, tidak bodoh, tidak primitive dan bisa mengenyam pendidikan tinggi seperti suku bangsa lainnya.

Berdasarkan pengalaman kami selama ±1,5 tahun, kehadiran himdas kami akui tidak banyak menunjukkan prestasi. Namun, dalam beberapa kesempatan kami sering mendapatkan undang/dilibatkan dalam berbagai diskusi bahkan himdas pernah mendapatkan undangan dari Peguyupan Tri Tunggal dan pernah melakukan diskusi dengan salah satu anggota DPRD Kota Semarang.

Ada banyak teman/orang lain yang pernah melakukan diskusi dengan kami dan hal itu merupakan kebanggaan terendiri, namun yang paling penting adalah menjelaskan kepada masyarakat bahwa orang dayak bisa bersosialisasi dan bekerja sama dengan pihak manapun tidak seperti pandangan miring masy luar selama ini.